Diabetes Mellitus
Pengertian dan definisi Diabetes Mellitus adalah kumpulan gejala penyakit
yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan kadar
glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin yang dapat dilatar belakangi
oleh kerusakan sel beta pankreas dan resistensi insulin [Perkumpulan
Endokrinologi Indonesia (PERKENI)]. Apabila hormon insulin yang
dihasilkan oleh sel beta pankreas tidak mencukupi untuk mengubah glukosa menjadi
sumber energi bagi sel, maka glukosa tersebut akan tetap berada dalam darah dan
kadar glukosa dalam darah akan meningkat sehingga timbullah penyakit yang
dinamakan dengan Diabetes Mellitus (DM) atau Penyakit Gula atau Penyakit
Kencing Manis.
Gejala utama Diabetes Mellitus (DM) adalah sering buang air kecil (poliuria),
sering merasa lapar (polifagia), sering merasa haus (polidipsia), serta berat
badan yang menurun. Selain gejala-gejala tersebut, gejala yang sering di alami
oleh penderita penyakit gula adalah timbul kesemutan pada jari tangan dan kaki,
kurang gairah kerja, mudah mengantuk, badan terasa lemah, gatal-gatal, luka
yang sulit sembuh, penglihatan kabur, gairah seks menurun bahkan sampai
impotensi, dan keputihan. Terkadang, ada beberapa orang yang tidak pernah
mengalami gejala-gejala tersebut, namun penyakit ini baru diketahui secara
kebetulan pada waktu melakukan pemeriksaan darah.
Tindakan
yang perlu dilakukan untuk pencegahan Diabetes Mellitus (DM) diantaranya
adalah penyuluhan mengenai pentingnya olahraga secara teratur minimal 3 sampai
4 kali dalam seminggu, pengaturan gaya hidup, perencanaan pola makanan yang
baik dan sehat terutama harus melakukan diet dengan pembatasan kalori, menjaga
badan agar tidak terlalu gemuk dan menghindari obat yang bersifat diabetagenik
serta pentingnya deteksi dini untuk mencegah semakin parahnya penyakit Diabetes
Mellitus (DM).
Penatalaksanaan Diabetes Melitus
Tujuan
utama penatalaksanaan diabetes melitus yaitu mencoba menormalkan aktivitas
insulin dan kadar glukosa darah dalam upaya untuk mengurangi terjadinya
komplikasi vaskuler serta neuropatik dan diharapkan pada setiap tipe diabetes
dapat mencapai kadar glukosa darah yang normal. Penanganannya bervariasi karena
terjadi perubahan gaya hidup, keadaan fisik dan mental penderitanya. Ada
beberapa komponen dalam penatalaksanaan diabetes meliputi diet, latihan fisik,
pemantauan kadar gula darah, terapi dan penyuluhan berupa pendidikan
Penyebab
Penyebab diabetes biasanya karena hasil insuli tidak cukup untuk mengakomodasi kadar gula dan sel-sel tubuh tidak merespon insulin. Dan ini biasanya terjadi karena kandungan lemak yang besar dalam tubuh tidak sempurna karena kurangnya aktivitas setiap hari. Penyebab lainya biasanya dikarenakan:
- Kurangnya insulin karena virus atau faktor gizi pada saat anak-anak tidak memadai.
- Pengaruh genetik atau keturunan
- Terjadinya obesitas
- Tingginya kadar kortikosteroid
- Adanya kehamilan yang membuat kurangnya kadar insulin dalam darah
- Tubuh racun yang mempengaruhi kinerja insulin
Penyebab diabetes biasanya karena hasil insuli tidak cukup untuk mengakomodasi kadar gula dan sel-sel tubuh tidak merespon insulin. Dan ini biasanya terjadi karena kandungan lemak yang besar dalam tubuh tidak sempurna karena kurangnya aktivitas setiap hari. Penyebab lainya biasanya dikarenakan:
- Kurangnya insulin karena virus atau faktor gizi pada saat anak-anak tidak memadai.
- Pengaruh genetik atau keturunan
- Terjadinya obesitas
- Tingginya kadar kortikosteroid
- Adanya kehamilan yang membuat kurangnya kadar insulin dalam darah
- Tubuh racun yang mempengaruhi kinerja insulin
Nama : Evi Kartika
No,Abs : 09
Kelas : XII Keperawatan A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar